Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Strategi Psikologi Marketing Tanpa Jualan Harga

Kompas.com, 8 Mei 2023, 11:15 WIB
Rheina Arfiana,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dalam marketing, harga menjadi salah satu alasan paling menentukan bagi pelanggan membeli suatu produk.

Berangkat dari hal itu, tidak jarang pelaku bisnis memberikan harga yang tidak tepat dan strategi psikologi marketing bisa menjadi pilihan.

Psikologi marketing sendiri memiliki arti kombinasi dari pengetahuan tentang perilaku pelanggan dengan psikologi yang digunakan dalam kegiatan marketing agar meraih penjualan secara maksimal.

Oleh karena itu, agar tidak salah langkah. Berikut ini strategi psikologi marketing yang bisa dilakukan.

Baca juga: Agar Usaha Marketing Berhasil, Berikut Cara Melakukan Marketing Audit

1. Authority bias

Strategi pertama yang bisa dilakukan dengan menggunakan authority bias. Authority bias merupakan keinginan orang untuk memandang pendapat dari figur otoritas lebih tepat, tanpa mencermati isi dari pendapat dan lebih mengikuti pendapat otoritas tersebut.

Ketika referensi untuk suatu produk berasal dari orang atau merek yang dikenal dan dihormati secara luas, hal itu bisa menambah bias penilaian terhadap produk atau jasa.

2. Anchoring effect

Selanjutnya anchoring effect atau efek di mana konsumen lebih percaya pada informasi pertama yang didapat ketika membuat keputusan.

Informasi pertama ini sebagai acuan saat membuat penilaian dan hasilnya memengaruhi keputusan pembelian.

Melalui strategi ini, perusahaan menggunakan ide penjualan dengan harga pertama lebih lebih tinggi dari yang diinginkan untuk produk sejenis.

Baca juga: 3 Cara Optimalkan Transformasi Digital dalam Business Marketing

3. Incentives

Kemudian ada incentives atau insentif di mana perusahaan memberikan imbalan ke pelanggan agar mereka mempromosikan produk.

Promosi meliputi pembelian awal, mengunjungi situs website, pembelian berulang, dan sebagainya.

Saat memilih insentif marketing, penting untuk meninjau tujuan spesifik bisnis. Hal ini untuk memudahkan Apakah Kamu ingin meningkatkan kesadaran merek, meningkatkan loyalitas pelanggan, atau hal lainnya.

4. Endowment effect

Strategi terakhir yang bisa dilakukan yaitu endowment effect. Endowment effect merupakan ide yang memperlihatkan seseorang cenderung menilai suatu barang lebih tinggi, jika barang tersebut sudah menjadi kepunyaannya.

Baca juga: Jangan Lakukan 4 Kesalahan Digital Marketing Ini!

Maknanya, apabila kamu membebaskan pelanggan menyentuh dan memegang produk, maka muncul kesan seperti barang itu sudah menjadi kepunyaannya. Hal itu membuat pelanggan merasa kehilangan dan rugi ketika mengembalikan barang tersebut.

Dengan demikian beberapa strategi psikologi marketing yang bisa diterapkan, semoga bermanfaat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau