Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Sukses Meraup Cuan dari Jualan Seblak

Kompas.com - 28/08/2023, 10:05 WIB
Fransisca Mega Rosa Mustika,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Seblak, yang merupakan makanan asli Bandung, kini makin populer dan tersebar di mana-mana.

Penyebaran seblak terjadi begitu cepat karena banyaknya peminat seblak dari kalangan masyarakat, khususnya para wanita.

Seblak basah menjadi menu paling disukai oleh masyarakat Indonesia, karena berkuah gurih dan pedas.

Melihat banyaknya peminat seblak di Indonesia, kamu bisa memanfaatkan fenomena ini untuk berjualan, lho.

Baca juga: Kisah Rahma, Resign Kerja Kini Beromzet Jutaan Rupiah dari Jualan Seblak

Selain proses masaknya yang mudah, bisnis seblak juga tak membutuhkan modal besar. Berikut ini lima langkah merintis bisnis seblak.

1. Memulai bisnis seblak

Memulai bisnis seblak tidaklah sulit, karena modal yang dibutuhkan relatif kecil dan bisa dikerjakan oleh siapa saja.

Untuk menghemat modal, kamu bisa memanfaatkan halaman rumah atau garasi sebagai tempat berjualan dan bisa memanfaatkan beberapa peralatan dapur yang sudah kamu miliki.

Dengan modal keyakinan dan semangat optimis, kamu bisa sukses menjadi pengusaha seblak.

2. Lokasi strategis penjualan

Memilih lokasi yang strategis untuk menjual seblak sebenarnya bisa dimana saja, tapi pastikan bahwa di tempat yang kamu sewa terdapat banyak penduduk.

Sejauh ini, lokasi strategis bagi penjual seblak biasanya di dekat sekolah atau kampus, sekitar tempat hiburan atau wisata, area pasar, maupun di pusat kota.

Jika rumahmu berada dekat lingkungan tersebut, lahan kosong di rumahmu bisa kamu manfaatkan untuk berjualan seblak.

Baca juga: Ide Bisnis untuk Ibu Rumah Tangga, Modal Minim Mulai Dari Rp25.000

3. Lakukan promosi

Bisnis seblak umumnya adalah bisnis rumahan, sehingga seringkali cara promosinya dari mulut ke mulut.

Namun, untuk membuat orang tertarik membeli, kamu harus berinovasi, misalnya membuat seblak dengan berbagai pilihan rasa kuah. Akan lebih baik lagi, jika kamu membuat seblak dengan sentuhan rasa berbeda, yang bisa menjadi ciri khas seblak yang kamu jual.

Dengan begitu, seblak yang kamu jual akan menarik pembeli dan akan direkomendasikan dari satu orang ke yang lainnya.

Kamu juga bisa memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan bisnis seblak mu, contohnya dengan membuat update status di WhatsApp atau Instagram.

Cara Membuat Seblak

Bahan dasar seblak:
100 gram kerupuk merah
1 butir telur ayam
6 butir bakso sapi, iris tipis
50-100ml air
2 sdm minyak goreng

Bumbu seblak:
3 siung bawang putih
3cm kencur
5 buah cabai rawit merah

Baca juga: 6 Ide Bisnis Tanpa Modal yang Cocok untuk Mahasiswa

Cara memasak:
1. Rendam kerupuk dalam air panas selama 10 menit hingga kenyal, kemudian tiriskan.
2. Haluskan bumbu kemudian tumis dengan 2 sendok makan minyak goreng hingga harum.
3. Tuangkan air dan biarkan sampai mulai mendidih. Setelahnya, masukkan potongan bakso serta kerupuk.
4. Masukkan telur yang sudah dikocok lepas, tunggu beberapa saat lalu aduk rata.
5. Bumbui seblak dengan garam dan bubuk kaldu ayam, kemudian aduk hingga merata dan tunggu sampai mendidih sempurna.
6. Angkat dan sajikan seblak selagi panas.

Selamat mencoba!

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau