Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tips Sukses Membangun Bisnis Gazebo yang Berpotensi Cuan

Kompas.com - 02/11/2023, 19:05 WIB
Nur Wahyu Pratama,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi


KOMPAS.com – Banyak cara mempercantik taman, salah satunya dengan menghadirkan gazebo atau saung.

Gazebo yang di desain sedemikian rupa dari bahan kayu atau bambu, dapat digunakan sebagai tempat bersantai dan sarana kumpul keluarga.

Selain itu, gazebo akan menambah suasana nyaman ala pedesaan di taman Anda.

Baca juga: Permudah Koperasi Akses Dana Bergulir, LPDB-KUMKM Luncurkan Aplikasi eLPDB

Dengan sentuhan kreativitas, kamu dapat menjadikan gazebo sebagai salah satu usaha dengan peluang yang menjanjikan.

Apalagi, gazebo tak hanya untuk dipasang di taman rumah, tapi juga di taman hotel, villa, atau bahkan restoran.

Jika Anda tertarik membangun usaha gazebo, simak 5 tips sukses berikut ini agar dapat cuan berlimpah.

Baca juga: Nirwana Textile Lebarkan Sayap ke Bali, Bawa Inovasi Fashion

1. Modal Rp 10 Juta

Modal untuk pembuatan gazebo memang cukup besar, Anda perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 10 juta untuk membeli bahan baku seperti kayu, bambu dan lainnya, serta juga harus membeli beberapa peralatan pertukangan seperti gergaji, pahat, dan lainnya.

2. Cari Pemasok Bahan Baku

Gazebo pada umumnya dibuat dari bahan baku kayu atau bambu. Tak perlu khawatir, jika kedua bahan baku tersebut tidak ada di daerah tempat tinggal Anda, cobalah temukan pemasok kayu dan bambu dengan kualitas terbaik dari daerah lain di luar kota.

Baca juga: 5 Tips Sukses Usaha Kuliner ala Dedy Syandera Owner Rendang Gadih

3. Lakukan Pemasaran

Untuk meningkatkan jumlah penjualan, Anda bisa membuat situsweb untuk menampilkan produk usaha.

Manfaatkan juga media sosial seperti Instagram, WhatssApp, dan Facebook untuk memasarkan produk Anda.

Selain itu, Anda juga bisa membuat katalog dan brosur untuk disebarluaskan.

4. Perbanyak Kerja Sama

Target pasar dari pembuatan gazebo bukan hanya untuk rumah pribadi,tapi juga hotel, restoran, vila, dan bungalo.

Oleh karena itu, penting untuk fokus menjalin kerja sama dengan beberapa mitra terkait untuk menyuplai gazebo.

Baca juga: Pemkot Mataram Berikan Promosi Gratis untuk Pelaku UMKM di Media Sosial

5. Pahami Kemampuan Diri

Penjual yang baik adalah pendengar yang baik, ini berarti Anda harus mendengarkan setiap permintaan konsumen dengan baik dan sabar. Biasakan untuk selalu bersikap ramah dan profesional dalam melayani setiap pelanggan.

Meskipun demikian, Anda tidak harus memaksakan diri menerima pesanan dengan detail yang menurut Anda sangat rumit.

Selain itu, gazebo tidak dibuat secara massal dan membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pembuatannya, sehingga penting untuk mengetahui kapasitas Anda dalam menerima pesanan.

Jangan paksakan diri menerima banyak pesanan, melebihi kemampuanmu. Ini akan memengaruhi kualitas dan bahkan melampaui tenggat waktu yang ditentukan konsumen, selanjutnya tentu justru akan mengecewakan konsumen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau