Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Hal yang Harus Kamu Perhatikan saat Jalankan Bisnis "Reseller" Buku

Kompas.com - 21/02/2024, 14:56 WIB
Alfiana Rosyidah,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bisnis reseller buku banyak dijalankan terutama mahasiswa, untuk memperoleh uang tambahan. Kamu cukup membeli buku dari penerbit lalu menjualnya kembali sesuai dengan target pasar untuk bisa mendapatkan keuntungan.

Namun, tentunya ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika menjadi reseller buku agar bukumu dapat laku terjual. Berikut tiga hal yang harus diperhatikan dalam menjalankan bisnis  tersebut sebagaimana dilansir dari sejumlah referensi:

1. Kualitas Penerbit Buku

Saat menjadi reseller, kamu disarankan untuk memperhatikan kualitas dari penerbit buku. Kualitas tersebut meliputi identitas yang jelas, kredibel, dan bertanggung jawab.

Selain itu, perhatikan juga apakah penerbit buku memiliki katalog harga yang jelas serta tidak menjual buku-buku bajakan.

Baca juga: 6 Tips Sukses Menjadi Reseller

2. Pilih Harga yang Terjangkau

Dengan mematok harga yang tidak terlalu mahal, maka akan lebih mudah mengundang konsumen untuk membeli buku yang dijual. Sedangkan, jika buku dijual dengan harga terlalu mahal, maka konsumen akan berpikir ulang untuk membeli.

Meski mematok harga yang tidak terlalu mahal, kamu tetap harus memperhatikan kualitas buku dan kepuasan konsumen.

3. Upayakan Kepuasan Konsumen

Kepuasan konsumen adalah modal utama untuk membuat mereka tertarik pada produk yang kamu jual. Apabila konsumen merasa puas, mereka akan membeli kembali produk buku yang dijual.

Upayakan kepuasan konsumen dengan selalu memberikan pelayanan yang baik, bersikap ramah, dan merespon konsumen dengan cepat.

Baca juga: Jangan Lakukan 5 Hal Ini agar Jadi Reseller Sukses

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau