Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bosan Kerja di Jakarta, Astaria Rintis Bisnis Kerajinan Eceng Gondok

Kompas.com - 19/05/2024, 13:49 WIB
Alfiana Rosyidah,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak jarang seorang pebisnis memanfaatkan lingkungan sekitarnya untuk diolah menjadi produk yang siap pakai. Apalagi jika nantinya juga dapat memberdayakan para petani lokal.

Cerita tersebut bisa kamu temukan dari bisnis Bengok Craft di Rawapening, Kabupaten Semarang. Ia adalah Astaria Eka Santi, pemilik bisnis Bengok Craft yang memanfaatkan eceng gondok sebagai produk kerajinan. 

Dalam acara Bronis UMKM Kompas.com  "Lestari Warisan Budaya, Petik Usaha" pada Jumat (17/5/2024), Astaria membagikan cerita awal mula pendirian bisnisnya hingga cara memperoleh ide kerajinan. 

Baca juga: Peluang Bisnis Kerajinan Tangan dari Eceng Gondok Menjanjikan, Simak Alasannya

Berawal dari Bosan Kerja di Jakarta

Ketika Astaria ditanya awal mula pendirian bisnis Bengok Craft, ia menyebut bahwa kisahnya berawal dari keinginan untuk pulang ke kampung halaman. Astaria mengatakan bahwa ia saat itu bosan bekerja di Jakarta.

"Saya tuh dulu awalnya di Jakarta, terus pulang kampung. Di tahun 2018 itu, saya lagi bosan kerja di Jakarta. Terus mendirikan bisnis kerajinan," tutur Astaria.

Astaria lalu menambahkan bahwa ia juga melihat potensi dari eceng gondok di Rawapening. Menurutnya, Rawapening bisa menjadi sentra kerajinan eceng gondok. 

Baca juga: Kisah Stellar Coronae, Usaha Kerajinan Bunga Kering yang Berawal dari Hobi

"Apalagi saya lihat eceng gondok di Rawapening itu banyak dan di sana bisa jadi sentra kerajinan eceng gondok," tambahnya. 

Kemudian, Astaria mencoba riset, wawancara, dan mencari data lebih dalam soal perjalanan pengrajin eceng gondok. Lalu mengupayakan berdirinya Bengok Craft dari coba-coba membuat buku.

Coba-coba Bikin Buku

Saat merintis bisnis, Astaria mencoba untuk membuat buku-buku yang terbuat dari selulosa eceng gondok. Ia awalnya tidak terpikirkan untuk membuat buku-buku tersebut. 

Baca juga: Sembari Jalankan Misi Sosial, Jane Kurnadi Sukses Bangun Bisnis Kerajinan Kain

"Kami dulu modalnya cuma apa yang kita bisa lakukan. Modalnya kalau dulu itu coba-coba bikin buku. Awalnya tapi gak kepikiran ke arah sana, cuma ya ini yang bisa kita buat waktu itu," tuturnya.

Produk kerajinan eceng gondok Bengok CraftYoutube - Kompas.com Produk kerajinan eceng gondok Bengok Craft

Setelah eceng gondok tersebut diambil selulosanya, Astaria lalu menempelkan selulosa tersebut pada media kertas dari limbah percetakan. Bisnisnya lalu mulai berkembang hingga ada banyak permintaan dari konsumen. 

"Bisnis ini terus mulai berkembang dan ada permintaan konsumen yang ingin kami bikin tas, topi, dan sandal. Akhirnya banyak yang bisa kami lakukan," lanjutnya. 

Baca juga: Pelaku UMKM Ini Bisa Cetak Omzet 1 Juta Dollar AS Per Tahun dari Kerajinan Kulit Kerang

Untuk saat ini, Astaria telah membuat berbagai kerajinan dari eceng gondok. Ada lima produk utama yang dikeluarkan, yaitu home decor, topi, tas, sandal hotel dan daily, serta baju yang bisa custom dari konsumen. 

Gali Ide dari Event Fashion Week

Supaya Bengok Craft selalu kaya akan ide-ide kerajinan, Astaria biasa menggalinya melaui event-event besar seperti fashion week.  

"Dapat ide itu dari lihat-lihat fashion week yang besar-besar, kayak Jakarta Fashion Week dan Milan Fashion Week. Terus ada juga fashion week-fashion week lainnya. Cuma kami ambil model-model yang simpel dulu," ucapnya. 

Baca juga: Di Tangan Ardiansyah, Limbah Kulit Ikan Pari Diolah jadi Kerajinan Bernilai

Tidak hanya itu, Astaria juga melihat tren dari aksesoris dan produk tas yang muncul dalam event fashion week

"Kami juga bisa lihat kira-kira aksesoris seperti apa yang bisa dipakai terus-menerus. Jadi kami enggak bikin produk yang cuma bisa dilihat, tetapi juga bisa dipakai daily," tambahnya. 

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!


Terkini Lainnya
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Perkuat Koperasi dan UMKM, Mantan Gubernur BI Luncurkan BACenter
Perkuat Koperasi dan UMKM, Mantan Gubernur BI Luncurkan BACenter
Program
Dompet Dhuafa Kenalkan Potensi Ekonomi Kaki Gunung Lawu lewat 'Fun Run'
Dompet Dhuafa Kenalkan Potensi Ekonomi Kaki Gunung Lawu lewat "Fun Run"
Program
Kajari Kota Malang Blusukan ke Pasar Klojen, Dorong UMKM Miliki Legalitas Usaha
Kajari Kota Malang Blusukan ke Pasar Klojen, Dorong UMKM Miliki Legalitas Usaha
Training
Miliki 45 Juta Peserta Aktif, BPJS Ketenagakerjaan Bidik Pekerja Informal
Miliki 45 Juta Peserta Aktif, BPJS Ketenagakerjaan Bidik Pekerja Informal
Program
Berdayakan Perempuan, Penerbitan Orange Bond oleh PNM Diapresiasi
Berdayakan Perempuan, Penerbitan Orange Bond oleh PNM Diapresiasi
Program
Ekonomi Lesu, Ajang Fashion Show Jadi Panggung Harapan UMKM Fesyen
Ekonomi Lesu, Ajang Fashion Show Jadi Panggung Harapan UMKM Fesyen
Program
Dukung Petani Kopi Lokal, DBS Salurkan 'Blended Finance' ke Adena Coffee
Dukung Petani Kopi Lokal, DBS Salurkan "Blended Finance" ke Adena Coffee
Program
Ekspor Minuman Naik Tajam, UMKM Punya Peluang Tembus Pasar Global
Ekspor Minuman Naik Tajam, UMKM Punya Peluang Tembus Pasar Global
Jagoan Lokal
APINDO: UMKM Jangan Hanya Bertahan, Tapi Harus Berkelanjutan
APINDO: UMKM Jangan Hanya Bertahan, Tapi Harus Berkelanjutan
Training
Dukung Usaha Digital, Kemenko PM Gandeng Google-Meta Luncurkan Program Pemberdayaan
Dukung Usaha Digital, Kemenko PM Gandeng Google-Meta Luncurkan Program Pemberdayaan
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau