Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perhatikan 8 Anggaran Penting Ini yang Sering Diabaikan oleh UMKM

Kompas.com - 27/12/2024, 18:01 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

Sumber Forbes

KOMPAS.com - Mengelola keuangan untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memang penuh tantangan dan banyak pertimbangannya. Tak jarang pemilik UMKM yang lebih fokus dengan operasional sehari-hari sehingga melewatkan beberapa anggaran yang justru sebenarnya penting untuk mengembangka usaha mereka.

Anggaran bisnis bukan hanya mengenai biaya operasional dan gaji karyawan saja, tetapi ada baiknya pengusaha UMKM juga menyisihkan anggaran untuk keperluan lain yang bisa menjadi pendorong keberhasilan usaha itu sendiri.

Baca juga: Harga Kompetitif: Penjelasan dan Alasan Penting dalam Bisnis

Beberapa anggaran ini mungkin masih sering diabaikan oleh pengusaha UMKM, padahal anggaran ini termasuk penting dan bisa berguna untuk keberlangsungan jangka panjang. Simak apa saja anggarannya berikut ini, seperti yang dilansir dari Forbes.com.

1. Anggaran Untuk Pelatihan dan Pengembangan Karyawan

Anggaran untuk karyawan nampaknya bukan hanya mengenai gaji saja. Karyawan juga perlu diberi pelatihan agar mereka semakin kompeten dan bisa maksimal dalam bekerja.

Sering kali pelatihan karyawan dianggap sebagai pengeluaran yang tidak mendesak oleh para pengusaha UMKM. Padahal, karyawan yang terampil bisa meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan bisnis.

Baca juga: Mengapa Sponsorship Penting untuk Bisnis? Ini Tujuan dan Manfaatnya

Sebenarnya wajar jika beberapa pemilik usaha mungkin merasa enggan memberikan pelatihan karena khawatir jika karyawannya semakin kompeten, ada kemungkinan mereka akan keluar dari pekerjaannya dan mencari kesempatan yang lebih besar.

Namun, pelatihan justru bisa meningkatkan loyalitas karyawan. Itu sebabnya sebagai pemilik usaha, kamu perlu mendampingi karyawan kamu dan tunjukkan budaya kerja yang bersifat mutualisme, sehingga karyawan juga semakin loyal.

Tipsnya, kamu bisa alokasikan sebagian kecil dari pendapatan untuk pelatihan rutin, seperti workshop, kursus online, atau pelatihan teknis. Jangan lupa untuk fokus pada pelatihan yang relevan dengan kebutuhan bisnis kamu.

Baca juga: Tak Melulu Berupa Uang, Ini Jenis Modal Non-finansial yang Juga Penting

2. Anggaran untuk Digital Marketing

Percaya tak percaya, masih banyak UMKM yang mengandalkan cara promosi tradisional, padahal dunia sudah serba digital. Tanpa anggaran untuk digital marketing, bisnis bisa tertinggal jauh dari kompetitor.

Seperti yang diketahui, UMKM juga beragam skalanya, masih banyak pengusaha dengan skala mikro atau kecil yang mungkin lebih mementingkan bagaimana cara agar produknya habis terjual pada hari itu, alih-alih melakukan investasi pada digital marketing.

Mengapa anggaran untuk digital marketing ini menjadi penting? Karena konsumen saat ini lebih banyak mencari produk atau layanan melalui internet. Bisnis yang tidak hadir secara online sama saja kehilangan peluang besar.

Baca juga: 6 Hal Penting Website untuk Dorong Pertumbuhan Bisnis

Tipsnya, para pengusaha UMKM bisa memulainya dengan anggaran kecil untuk membuat akun media sosial profesional, iklan di platform seperti Google atau Instagram, atau bahkan website sederhana.

3. Anggaran untuk Riset Pasar

Sering dianggap tidak perlu, padahal riset pasar membantu bisnis memahami kebutuhan konsumen dan tren yang sedang berkembang. Tanpa riset, mungkin saja kamu bisa salah langkah dalam mengambil keputusan.

Sayangnya, beberapa pengusaha UMKM hanya fokus pada produk dan tidak menyesuaikan apakah produk tersebut sesuai dengan kebutuhan dan permintaan pasar.

Padahal, segmentasi pasar yang sama saja mungkin memiliki preferensi yang berbeda tiap individunya, sehingga sangat penting bagi bisnis untuk bisa mengetahui mayoritas pasarnya menginginkan produk yang seperti apa.

Baca juga: 3 Strategi Bisnis yang Berorientasi Pelanggan, Penting Bagi Usaha Kecil

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau