Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Cerita Perjalanan Haykal Kamil Membangun Brand Fashion Muslim ZM Zaskia Mecca

Kompas.com - 22/09/2023, 17:43 WIB
Nur Wahyu Pratama,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

“Ada juga Roman Khatulistiwa, yang bercerita tentang bunga-bungaan, dan Aksara Nusantara yang mengangkat tentang tulisan-tulisan aksara seperti Aksara Sunda, Jawa, dan Batak,” sambungnya.

Harga dari produk ZM terbilang ramah dikantong, seperti hijab mulai dari Rp 50 ribu dan dress Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu.

Haykal percaya, konsumen terbesar berada di midlle class. Karenanya, ia memiliki taglineBrand Public Figur Harga Menghibur”.

Perjalanan panjangnya selama 8 tahun, membuat Haykal berhasil membangun 120 toko. Sayangnya, semua yang dibangun oleh Haykal tutup akibat pandemi.

Beruntung Haykal masih mampu bertahan, dengan mengalihkan fokus jualan secara online. 

Baca juga: Zaskia Adya Mecca Bagikan Tips Sukses Membangun Usaha untuk Pemula

Dari Offline Beralih ke Online

Saat tahun 2019, penjualan offline ZM Zaskia Mecca mencapai 90 persen dan online hanya 10 persen.

 

Namun saat pandemi Covid-19 di tahun 2020, penjualan offline menurun drastis, hanya sekitar 30 persen.

“Sekarang produk kami sekitar 97 persen di online dan sisanya dijual ke departement store. Kalau online enaknya pembeli yang jauh bisa order, tanpa harus jauh-jauh ke toko offline, cuma margin semakin tipis,” kata Haykal.

Menipisnya margin penjualan, dikatakan Haykal karena untuk jualan online harus ada live, sehingga pelaku usaha harus membangun studio yang bagus, menyewa host, memberikan koin ke penonton, memberi harga terbaik, flash sale, hingga subsidi gratis ongkir.

Ia berhadap, pertumbuhan ekonomi digital yang meningkat secara eksponensial, yang mencapai ratusan persen setiap tahunnya, dapat dimanfaatkan oleh penduduk Indonesia. Bukan hanya menjadi penonton, tapi juga menjadi bagian orang yang menikmati pertumbuhan ekonomi digital.

Baca juga: 3 Cara Inovasi Produk Bisnis Kuliner ala Pemilik Bakso Rusuk Joss

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau