Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pertehmina, Franchise Usaha Es Teh Konsep Pom Bensin

Kompas.com, 8 November 2023, 09:38 WIB
Nur Wahyu Pratama,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi


KOMPAS.com – Pertehmina merupakan salah satu usaha jualan es teh dengan membawakan konsep yang mirip dengan pom bensin.

Pertehmina dirintis oleh Rahadika Widya Nugraha alias Dika sebagai CEO Pertehmina bersama ketiga temannya yaitu, Ardi Pramudito sebagai COO, dan Gilang Andika sebagai CMO.

Mereka memulai usaha ini sejak Oktober tahun 2023 dan sempat viral di Tiktok hingga menyentuh 18 juta penonton pada salah satu postingannya.

Baca juga: Kiat Memvalidasi Ide Bisnis Agar Sukses, Cocok Bagi Pengusaha Pemula

“Karena video yang viral itu, kami dihubungi 25-30 mitra untuk bekerja sama dalam kemitraan Pertehmina. Mereka ada yang dari Bandung dan yang terjauh yaitu Banjarmasin. Mereka menghubungi kita padahal kita belum launching,”

Hal itu disampaikan oleh Rahadika Widya Nugraha alias Dika sebagai Chief Executive Officer (CEO) Pertehmina saat ditemui Kompas.com pada pameran IFBC 2023 di ICE BSD pada Jum’at (3/11/2023).

Paket Franchise Pertehmina

Sebagai upaya untuk memperluas usaha dan lebih dikenal orang banyak, Pertehmina membuka kemitraan waralaba dan launching produk pertama di pameran IFBC 2023 yang diselenggarakan di ICE BSD.

Baca juga: Begini Cara Bangun Kepercayaan Konsumen melalui WhatsApp Business

Bagi kamu yang berminat memulai usaha es teh yang berbeda dari yang lainnya, Pertehmina menawarkan dua paket waralaba yang bisa kalian dapatkan.

“Kami ada dua paket, paket pasti seger seharga Rp 9,9 juta dan paket pasti puas seharga Rp 15 juta. Harga tersebut saat pameran IFBC 2023 berlangsung,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kalau paket Rp 9,9 juta hanya dapat satu unit pom es teh, alat dan bahan, serta pelatihan. Sedangkan, jika kamu memilih paket Rp 15 juta, kamu akan mendapatkan satu pom es teh, bahan baku dan peralatan, neon box eksklusif, dan tenda berukuran 2 X 2 m.

Baca juga: 4 Hal yang Harus Dilakukan Pensiunan Saat Merintis Bisnis, Apa Saja?

Produk Pertehmina (2) saat pameran IFBC 2023 di ICE BSD pada Jum'at (3/11/2023) Nur Wahyu Pratama Produk Pertehmina (2) saat pameran IFBC 2023 di ICE BSD pada Jum'at (3/11/2023)

Proyeksi Balik Modal

Break even point (BEP) merupakan posisi dimana perusahaan atau perseorangan tidak memperoleh laba dan tidak menderita kerugian. Sederhananya, BEP merupakan titik impas atau yang sering disebut dengan balik modal.

Terkait dengan hal ini, Dika memproyeksikan, omzet rata-rata sekitar Rp 400.000 hingga Rp 700.000 per hari.

“Balik modal kita tidak bisa janjikan, tapi secara hitung-hitungan omset tersebut, kita sudah bisa balik modal dalam 1,1 bulan hingga 2,6 bulan saja,” ungkap Dika.

Baca juga: Apa Itu Quality Control? Ini Pengertian dan Manfaatnya untuk Produk UMKM

Kesulitan Membuka Franchise

Setiap menjalankan bisnis pasti akan menemui berbagai permasalahan dan kesulitan. Seperti yang dialami oleh Rahadika dalam membuka paket kemitraan.

“Kesulitan buat kita yaitu gimana caranya mitra yang join bisa paham dengan konsep bisnisnya, gimana caranya kita membuat para mitra aware dan peduli dengan pilihannya, menjaga penjualan agar tetap stabil, dan menjaga konsistensi produk Pertehmina,” katanya.

Tips Bagi Para Mitra

Tidak lepas begitu saja, Dika juga turut memberikan tips bagi para mitra dalam menjalankan paket franchise yang dipilihnya.

Baca juga: 3 Strategi Marketing untuk Meningkatkan Omzet, Salah Satunya Upselling

“Pada dasarnya kita harus bisa serius dan komitmen sama apa yang sudah dimulai. Bukan hanya itu, kita juga harus bisa konsisten dengan apa yang sudah kita sepakati,” pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau