Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wasapadai 4 Hal yang Bisa Menyebabkan Usaha Kecil Gagal

Kompas.com, 8 Januari 2024, 19:28 WIB
Bestari Kumala Dewi

Penulis

2. Manajemen yang Tidak Memadai

Alasan umum lain mengapa usaha kecil gagal adalah kurangnya ketajaman bisnis dari tim manajemen atau pemilik usaha.

Dalam beberapa kasus, pemilik usaha adalah satu-satunya orang di level tertinggi dalam perusahaan, terutama ketika bisnis masih berada di tahun pertama atau kedua.

Pelaku usaha mungkin memiliki keterampilan yang diperlukan untuk membuat dan menjual produk, tapi tak sedikit pelaku usaha yang tidak memiliki kemampuan sebagai manajer, sehingga tidak mampu mengawasi karyawannya dengan baik.

Tanpa tim manajemen yang berdedikasi, pelaku usaha memiliki potensi yang lebih besar untuk salah mengelola aspek-aspek tertentu dari bisnis, apakah itu keuangan, perekrutan, atau pemasaran.

Tim manajemen yang kuat adalah salah satu faktor utama yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis. Penting bagi pelaku usaha untuk memiliki tim manajemen yang bisa dipercaya.

Baca juga: Bisnis Anjlok dan Bangkrut? Begini Caranya untuk Kembali Bangkit

3. Perencanaan Bisnis yang Tidak Efektif

Bisnis kecil sering kali mengabaikan pentingnya perencanaan bisnis yang efektif sebelum membuka usaha. Rencana bisnis yang baik harus mencakup:

- Deskripsi yang jelas tentang bisnis
- Kebutuhan karyawan dan manajemen saat ini dan di masa depan
- Peluang dan ancaman dalam pasar yang lebih luas
- Kebutuhan modal, termasuk proyeksi arus kas dan berbagai anggaran
- Inisiatif pemasaran
- Analisis pesaing

Pemilik bisnis akan menghadapi tantangan serius, jika gagal memenuhi kebutuhan bisnis akan perencanaan yang baik.

Begitu juga, jika pelaku usaha tidak secara teratur meninjau rencana bisnis awal atau tidak siap beradaptasi dengan perubahan, akan menghadapi hambatan yang berpotensi menyebabkan bisnis gagal.

Untuk menghindari masalah terkait dengan rencana bisnis, pelaku usaha harus memiliki pemahaman yang kuat tentang industri dan persaingan pasar sebelum membangun usaha.

Model bisnis dan infrastruktur spesifik perusahaan harus ditetapkan jauh sebelum produk atau layanan ditawarkan kepada pelanggan, dan aliran pendapatan potensial harus diproyeksikan secara realistis.

Membuat dan mempertahankan rencana bisnis adalah kunci menjalankan perusahaan yang sukses untuk jangka panjang.

Baca juga: Pernah Gagal Berbisnis, Dua Mahasiswa Ini Sukses Jualan Kacang Mete Renjana

4. Kesalahan Pemasaran

Pemilik usaha sering kali gagal mempersiapkan kebutuhan pemasaran perusahaan dalam hal modal yang dibutuhkan, jangkauan prospek, dan proyeksi rasio konversi yang akurat.

Ketika perusahaan meremehkan total biaya pemasaran awal, akan sulit untuk mendapatkan pembiayaan atau mengalihkan modal dari departemen bisnis lain untuk menutupi kekurangannya.

Memperkenalkan nama perusahaan Anda di depan pelanggan adalah aspek penting dalam bisnis tahap awal. Penting bagi pelaku usaha untuk memastikan, bahwa mereka telah menetapkan anggaran yang realistis untuk kebutuhan pemasaran saat ini dan di masa depan.

Bisnis yang tidak memahami aspek-aspek strategi pemasaran yang baik, lebih mungkin gagal daripada perusahaan yang meluangkan waktu untuk membuat dan mengimplementasikan kampanye pemasaran yang hemat biaya dan efisien.

Baca juga: Strategi Pemasaran Gagal? Begini Cara Memperbaikinya

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:

Terkini Lainnya
IPB Perkuat Inkubasi Startup untuk Dorong Hilirisasi Riset dan Inovasi
IPB Perkuat Inkubasi Startup untuk Dorong Hilirisasi Riset dan Inovasi
Program
Lewat Perdagangan-Pendidikan, Lembaga Ini Bantu Perluas Konektivitas RI-China
Lewat Perdagangan-Pendidikan, Lembaga Ini Bantu Perluas Konektivitas RI-China
Jagoan Lokal
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
Program
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Training
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Program
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau