“Yang lolos pun kami coba jual di lapangan dulu, kalo bagus lanjut, kalau tidak kami take down,” lanjutnya.
Hal itu dilakukannya, karena target pasar mereka adalah semua orang yang sedang berlibur.
Stefania ingin memastikan apa yang mereka makan dan berikan ke orang-orang sebagai oleh-oleh sudah pasti enak.
Mendatang Stefania berharap, dalam 5-10 tahun lagi Moaci Gemini bisa menjadi ikon oleh-oleh di Jawa Tengah, tidak hanya di Semarang.
“Namun saya ingin masih tetap di kota Jawa Tengah, belum ke luar dulu, karena masih ingin menjadi ikon Jawa Tengah,” tutupnya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.