“Yang lolos pun kami coba jual di lapangan dulu, kalo bagus lanjut, kalau tidak kami take down,” lanjutnya.
Hal itu dilakukannya, karena target pasar mereka adalah semua orang yang sedang berlibur.
Stefania ingin memastikan apa yang mereka makan dan berikan ke orang-orang sebagai oleh-oleh sudah pasti enak.
Mendatang Stefania berharap, dalam 5-10 tahun lagi Moaci Gemini bisa menjadi ikon oleh-oleh di Jawa Tengah, tidak hanya di Semarang.
“Namun saya ingin masih tetap di kota Jawa Tengah, belum ke luar dulu, karena masih ingin menjadi ikon Jawa Tengah,” tutupnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang