Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tahapan Proses Penjualan yang Harus Pebisnis Tahu

Kompas.com, 25 September 2024, 17:35 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Berjualan dalam bisnis bukan hanya sekadar pembeli datang, membeli barang, membayarnya, kemudian proses penjualan selesai melainkan memiliki tahapan yang lebih banyak.

Sayangnya, masih banyak pelaku usaha yang belum fokus terhadap setiap tahapan dalam proses penjualan. Padahal, jika pelaku usaha bisa memaksimalkan setiap tahapan tersebut sangat mungkin membuka potensi yang lebih besar untuk meningkatkan penjualan.

Proses penjualan melibatkan beberapa tahap berbeda, yang masing-masing berkontribusi pada perjalanan dari prospek hingga pelanggan. Berikut ini adalah tahapan proses penjualan yang perlu kamu pahami, seperti yang dilansir dari smallbiztrends.com,

Baca juga: 3 Tahap Menyusun Strategi Marketing Diferensiasi Bisnis

1. Pencarian

Tahap pertama dalam proses penjualan adalah pencarian. Proses ini dapat diartikan sebagai kegiatan mengidentifikasi pelanggan potensial ata segmentasi pasar yang mungkin akan tertarik dengan produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Tujuan dari tahap pencarian ini adalah untuk membuat daftar pelanggan potensial yang di tahap berikutnya bisa kamu tindak lanjuti hingga berhasil melakukan penjualan.

Biasanya, kegiatan utama dari tahap pencarian adalah dengan melakukan riset pasar, menghadiri acara-acara untuk memperluas jaringan, hingga mengirim pesan atau email kepada pelanggan.

Baca juga: Daun Pisang Bisa Jadi Peluang Bisnis, Kenali 5 Tahap Berikut Ini

2. Kualifikasi

Tahap kedua dalam proses penjualan adalah kualifikasi. Proses ini dapat dilakukan dengan cara menilai apakah daftar pelanggan potensial tersebut memang sesuai dengan bisnis kamu dan mungkin menjadi pelanggan.

Sebenarnya tujuan dari tahap kualifikasi ini adalah untuk mempersempit prospek daftar pelanggan potensial sebelumnya menjadi daftra pelanggan yang paling memungkinkan untuk membeli.

Biasanya, kegiatan utama dari tahap kualifikasi adalah dengan mengajukan beberapa pertanyaan detail atau spesifik untuk menilai apa kebutuhan, keinginan, dan kesesuaian mereka.

3. Mempersembahkan

Tahap ketiga dalam proses penjualan adalah mempersembahkan, yaitu dengan cara menunjukkan produk kepada calon pelanggan, menyoroti fitur unggulan, kelebihan, dan beri tahu apa manfaat dari produk tersebut.

Baca juga: Ingin Mengukur Keberhasilan Bisnis? Lakukan 5 Tahap Evaluasi Ini

Tujuan dari tahap mempersembahkan adalah untuk memperkenalkan produk dan membujuk calon pelanggan agar tertarik membeli.

Biasanya kegiatan yang bisa dilakukan saat tahap ini adalah dengan demo produk, kampanye, hingga penawaran secara langsung kepada calon pelanggan.

4. Penanganan Hambatan

Tahap keempat dalam proses penjualan adalah penanganan hambatan. Pada dasarnya tahap ini tergantung situasi dan karakteristik dari calon pembeli itu sendiri, jadi mungkin ada dan mungkin saja tidak ada.

Tahap ini dapat diartikan sebagai proses menangani hambatan yang ada sebelum calon pelanggan memutuskan membeli. Mungkin saja mereka ada keraguan dan kekhawatiran terhadap produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Baca juga: Empat Tahap Memulai Bisnis Ikan Asap Khas Surabaya yang Bisa Jadi Oleh-oleh

Maka dari itu, tujuan dari tahap penanganan hambatan ini untuk lebih meyakinkan calon pelanggan sehingga tidak mengganggu keputusan mereka untuk membeli.

Halaman:

Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau