Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Helmi Rintis Sound of Art, Radio Vintage yang Jadi Souvenir G20 dan MotoGP

Kompas.com, 10 Desember 2023, 12:15 WIB
Nur Wahyu Pratama,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Barang-barang vintage terkadang membawa ingatan kita berwisata ke masa lalu. Vintage merupakan sesuatu dari masa lalu yang memiliki kualitas tinggi, seperti karya seni dan barang koleksi lainnya.

Termasuk juga radio, teknologi yang marak digunakan di tahun 1900 hingga 2000-an,  sebelum kehadiran televisi dan internet.

Untuk membangkitkan suasana masa lalu, Helmi Suana Permanahadi menyulap sebuah radio menggunakan kayu dengan desain vintage.

Baca juga: TxTure, Sepatu Vintage Modern Buatan Bandung yang Mendunia

Helmi memberi nama Sound of Art sebagai merek usahanya, yang didirikan pada tahun 2018, dengan menggabungkan antara seni, desain, dan musik elektronika.

Punya Usaha Gitar

Sebelum membuat produk Sound of Art, Helmi pernah memiliki usaha gitar pada tahun 2007. Ia lalu pulang ke kampung halaman pada tahun 2013 dan tidak meneruskan usahanya tersebut.

Ketertarikannya pada kayu dan musik, menginspirasinya membuat konseo radio dengan sentuhan kayu yang unik.

“Saya melihat potensi teman dan limbah kayu di sekitar, kayu jati salah satunya. Tahun 2016 saya membuat prototipe dan pada tahun 2018 saya meluncurkan produk pertama saya,” kata Helmi (42), Founder Sound of Art saat ditemui pada pameran Brilianpeneur di JCC, Jakarta pada Jum’at (8/12/2023).

Baca juga: Strategi Brand T Vintage and Recycled Lewati Pandemi Covid-19

Keunikan Menjadi Kesulitan

Produk Radio Vintage dari Sound of ArtNur Wahyu Pratama Produk Radio Vintage dari Sound of Art

Produk radio vintage Helmi merupakan sebuah karya yang unik, yang masih sangat jarang ditemui di Indonesia. Hal ini membuatnya kesulitan untuk memperkenalkan produk-produk Sound of Art.

Namun demikian, Helmi tetap berusaha untuk terus memperkenalkan produknya, salah satunya melalui kegiatan pameran.

Dengan menjadi peserta pameran, Helmi bisa mengetahui, kalangan mana saja yang menyukai produknya dan sejauh mana produknya bisa diterima oleh masyarakat Indonesia dan dunia.

“Selama pameran Brilianpreneur, saya berkesimpulan, produk ini diminati oleh orang yang memang paham dengan seni, rentang usia 15 tahun ke atas. Meskipun demikian, ada juga anak SMP yang datang karena menyukai vintage yang kami tawarkan,” ujar Helmi.

Baca juga: Pameran Solopreneur Semasaqu Targetkan Transaksi Rp 4 Milliar

Menjadi Souvenir pada g20 dan MotoGP

Upaya Helmi tak sia-sia, produk Sound of Art terpilih menjadi salah satu souvenir pada event G20 Indonesia 2022 dan MotoGP Mandalika 2023.

“Kami merupakan salah satu UMKM binaan BUMN. Kemudian kami dipilih BUMN untuk menjadi souvenir pada event tersebut,” jelas Helmi.

Produk Radio Vintage dari Sound of Art (2)Nur Wahyu Pratama Produk Radio Vintage dari Sound of Art (2)

Sebagai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan BUMN, Helmi juga diajak beberapa instansi untuk melakukan pameran di luar negeri, salah satunya China.

“Ke depannya, kami ingin mencoba skema business to business (B2B) dan ingin menembus pasar Korea dan China,” harapnya.

Baca juga: 7 Tips Mengembangkan Bisnis Batik bagi Pemula

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau