Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Cara Mengelola Inventaris Produk Bisnis Anda

Kompas.com - 17/06/2024, 13:05 WIB
Ester Claudia Pricilia,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Salah satu aspek yang paling menantang dalam menjalankan bisnis, baik bisnis kecil maupun besar adalah mengelola inventaris.

Sebagai pemilik bisnis, pelaku usaha perlu mengetahui bagaimana cara mengelola inventaris bisnis Anda, agar dapat memaksimalkan produksi dan penjualannya.

Anda perlu memastikan produk Anda tidak tertahan atau terpajang lama di rak. Produk harus segera terjual, agar bisa memberikan ruang bagi produk-produk baru.

Baca juga: 4 Tips Mengelola Keuangan untuk UMKM

Inventaris yang terkelola dengan baik akan membantu Anda memastikan selalu memiliki produk yang tepat dalam jumlah yang tepat, menghindari kehabisan stok, dan meminimalisir biaya penyimpanan. Berikut tiga cara yang dapat Anda terapkan untuk mengelola inventaris bisnis;

1. Lacak dan Pantau Apa yang Terjual

Cara pertama mengelola inventaris adalah dengan selalu melacak atau memantau apa saja yang terjual.

Melacak inventaris secara rutin berguna untuk mendapatkan gambaran tentang produk yang populer di kalangan pelanggan.

Anda dapat memesan atau memproduksi lebih banyak produk yang lebih cepat habis dan pertimbangkan untuk mengurangi produk yang kurang laku.

Dengan memantau secara rutin, Anda akan mengetahui berapa lama produk tersebut berada di rak, sehingga Anda dapat menilai keberhasilannya.

2. Terapkan Metode FIFO dan LIFO

Metode FIFO (First In, First Out) adalah metode yang mengasumsikan, bahwa barang yang masuk pertama kali akan keluar pertama kali juga.

Metode ini sangat berguna untuk produk yang memiliki masa kedaluwarsa yang paling cepat, contoh seperti makanan dan minuman.

Sedangkan, metode LIFO (Last In, First Out) merupakan metode yang mengasumsikan bahwa barang yang masuk terakhir akan keluar pertama kali.

Metode ini bisa berguna untuk produk yang tidak memiliki masa simpan atau produk yang sering mengalami perubahan harga.

Anda bisa menerapkan kedua metode itu untuk mengelola inventaris bisnis Anda.

Baca juga: 4 Hal yang Harus Diperhatikan dalam Memilih Ekspedisi Pengiriman Produk Usaha

3. Gunakan Sistem Manajemen Inventaris

Di zaman yang sudah canggih, sekarang manajemen inventaris bisa dilakukan dengan teknologi.

Daripada Anda harus memperkerjakan tenaga sistem manajemen inventaris yang profesional, Anda bisa pertimbangkan untuk membeli dan menggunakan software saja.

Di samping lebih murah, software sistem manajemen bisnis bisa membantu Anda melacak setiap item secara real-time.

Anda hanya perlu mengoperasikanya sesekali, karena software akan bekerja dengan otomatis.

Selamat mencoba.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Kenali 'Data Driven' Agar Berbisnis Lewat TikTok Lebih Optimal

Kenali "Data Driven" Agar Berbisnis Lewat TikTok Lebih Optimal

Training
Tingkatkan Keterampilan Pelaku UMKM, PLN Ajak 250 IRT Pelatihan Menjahit dan Membatik

Tingkatkan Keterampilan Pelaku UMKM, PLN Ajak 250 IRT Pelatihan Menjahit dan Membatik

Program
Tingkatkan Kompetensi UMKM di Papua, Kementerian Investasi Bersama Dekranas Gelar Forum Pelatihan

Tingkatkan Kompetensi UMKM di Papua, Kementerian Investasi Bersama Dekranas Gelar Forum Pelatihan

Training
4 Cara Menarik Pelanggan Saat Membangun Bisnis Baru

4 Cara Menarik Pelanggan Saat Membangun Bisnis Baru

Training
40 Pelaku Usaha di Penjaringan Ikut Pelatihan Kuliner, Salah Satunya Dilatih Buat Menu Mie Gacoan

40 Pelaku Usaha di Penjaringan Ikut Pelatihan Kuliner, Salah Satunya Dilatih Buat Menu Mie Gacoan

Program
Diskop Kulon Progo Sebut 1.066 Produk UMKM Lolos Kurasi BelaBeliKu

Diskop Kulon Progo Sebut 1.066 Produk UMKM Lolos Kurasi BelaBeliKu

Program
KemenKopUKM dan BRIN Jajaki Kerja Sama Komersialisasi Hasil Riset Pengembangan UMKM

KemenKopUKM dan BRIN Jajaki Kerja Sama Komersialisasi Hasil Riset Pengembangan UMKM

Program
Holding BUMN Pangan Gandeng INKUD untuk Sediakan Benih Unggul bagi Petani

Holding BUMN Pangan Gandeng INKUD untuk Sediakan Benih Unggul bagi Petani

Program
Produksi Lokal Menurun, Gula Aren Asal Kediri 'Banjiri' Pasar Rangkasbitung

Produksi Lokal Menurun, Gula Aren Asal Kediri "Banjiri" Pasar Rangkasbitung

Training
YDBA Targetkan 300 dari 1.300 UMKM Binaannya Bisa Mandiri

YDBA Targetkan 300 dari 1.300 UMKM Binaannya Bisa Mandiri

Program
Minuman Kopi Satu Liter Jadi Penyelamat Bisnis Dua Coffee

Minuman Kopi Satu Liter Jadi Penyelamat Bisnis Dua Coffee

Jagoan Lokal
Tembakau Jember Ini Didorong Mendapatkan Sertifikat Indikator Geografis

Tembakau Jember Ini Didorong Mendapatkan Sertifikat Indikator Geografis

Training
Puluhan Disabilitas di Karawang Ikuti Pelatihan Barista oleh PNM

Puluhan Disabilitas di Karawang Ikuti Pelatihan Barista oleh PNM

Program
Pemkot Kendari Hadirkan Eco KIM untuk Fasilitasi Pemasaran Produk UMKM

Pemkot Kendari Hadirkan Eco KIM untuk Fasilitasi Pemasaran Produk UMKM

Program
Produk Olahan Rotan Indang Apang Galeri Berhasil Tembus Pasar Internasional

Produk Olahan Rotan Indang Apang Galeri Berhasil Tembus Pasar Internasional

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com