Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ingin Kembangkan Produk? Simak Tiga Tips Ini

Kompas.com, 23 Juni 2024, 09:57 WIB
Alfiana Rosyidah,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebagai bentuk upaya mengikuti zaman, setiap pebisnis berusaha untuk mengembangkan dan memunculkan inovasi produk. Selain untuk menjaga loyalitas pelanggan, pengembangan produk dilakukan agar dapat terus lanjut berproduksi. 

Dengan mengembangkan produk, merek bisnis akan mudah untuk dikenali orang dan memiliki sisi unik tersendiri. Jadi, tidak ada alasan bagi kamu untuk menunda pengembangan produk yang sudah kamu luncurkan. 

Supaya hasilnya lebih maksimal, kamu perlu menerapkan tips-tips mengembangkan produk berikut ini. Kompas.com telah merangkumnya dari situs entrepreneur.com

Baca juga: 3 Hal Dasar yang Harus Diketahui Pebisnis Sebelum Menjual Produk

Dengarkan Keinginan Konsumen

Hal yang paling penting dalam pengembangan produk yaitu mendengarkan keinginan konsumen. Biasanya, konsumen atau pelanggan yang telah setia memantau merek tertentu akan memberikan masukan terkait pengembangan produk kedepannya. 

Jika kamu merasa masukan dari konsumen cocok untuk diterapkan dalam produk, kamu bisa menggunakannya untuk pengembangan produk. Cara ini juga tentu mempermudah kamu dan tim ketika sedang mencari referensi produk yang akan dikembangkan. 

Dengan cara ini, kamu tidak hanya mendapatkan keuntungan dari pengembangan produk. Namun, kamu juga akan memperoleh loyalitas pelanggan yang semakin meningkat sehingga mereka tidak akan berpaling pada produk lain.

Baca juga: 3 Tips Menggunakan Cross Selling untuk Menjual Produk

Pasarkan Produk Sedikit Demi Sedikit

Ketika meluncurkan produk, tidak jarang kamu akan menemukan komplain dari konsumen atau kritik lainnya yang mengarah pada produkmu. Jika kamu sudah terlanjur meluncurkan banyak produk, hal ini tentu akan menyulitkanmu. 

Oleh karena itu, ketika kamu sudah siap mengeluarkan produk terbaru, sebaiknya kamu luncurkan dalam jumlah yang sedikit terlebih dahulu. Lalu biarkan konsumen mencoba produk tersebut. 

Setelah produkmu dapat diterima di pasaran serta memperoleh banyak masukan dan komentar, barulah kamu memperbaiki produkmu. Kemudian, kamu segera luncurkan produk yang sudah diperbaiki dan dikembangkan dalam jumlah yang sedikit lebih banyak dari sebelumnya. 

Baca juga: 3 Cara Mengelola Inventaris Produk Bisnis Anda

Pilih Tim yang Tepat

Pengembangan produk tentu bukan suatu rencana yang main-main. Diperlukan kerja sama dan tanggung jawab yang serius untuk menjalankannya. Karena pengembangan produk akan memengaruhi citra bisnis serta loyalitas konsumen. 

Maka dari itu, pilihlah tim yang tepat untuk menangani persoalan pengembangan produk. Kamu bisa memilih seseorang yang memiliki ide-ide inovasi dan mampu bertanggung jawab pada pengembangan produk hingga akhir.

Selain itu, kamu juga perlu mempertimbangkan latar belakang individu dalam tim. Pilihlah anggota tim dari latar belakang yang berbeda-beda untuk memunculkan banyak perspektif. Dengan demikian, kamu akan bisa berdiskusi bersama tim dengan lebih baik.

Baca juga: 4 Hal yang Harus Diperhatikan dalam Memilih Ekspedisi Pengiriman Produk Usaha

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Terkini Lainnya
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau