Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menetapkan Harga Jual, Jangan Lupakan 5 Faktor Penentu Ini

Kompas.com, 18 November 2024, 18:00 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

Selain tingkat permintaan pelanggan atau daya beli, persepsi pelanggan terhadap produk juga penting.

Jika pelanggan merasa produk tersebut memang layak untuk dibeli atau worth to buy meskipun harganya relatif tinggi, mereka cenderung tetap melakukan pembelian karena mengutamakan nilai dari produk tersebut.

Oleh karena itu, memahami kebutuhan dan preferensi pelanggan sangat penting untuk menetapkan harga yang sesuai.

Baca juga: 4 Faktor Penyebab Omzet Bisnis Kamu Menurun

3. Jenis Produk

Faktor lain yang tak kalah penting adalah jenis produk. Dalam hal ini, produk yang bersifat komoditas seperti bahan makanan pokok, cenderung memiliki harga yang kompetitif karena pelanggan mudah beralih ke merek lain jika harganya lebih murah.

Namun, untuk produk inovatif atau eksklusif, seperti teknologi terbaru atau barang mewah, harga sering kali ditetapkan lebih tinggi untuk mencerminkan nilai unik yang ditawarkan.

Jadi, harga produk-produk ini cenderung ditetapkan berdasarkan kualitas, inovasi, atau merek yang melekat padanya.

Selain itu, untuk barang tahan lama seperti elektronik, pelanggan sering kali bersedia membayar lebih karena mereka menganggapnya sebagai investasi jangka panjang.

Maka dari itu, berbeda jenis produk tentu mempengaruhi penetapan harga, Kembali lagi berhubungan dengan tingkat konsumtif dari pelanggan itu sendiri.

Baca juga: Ketahui Faktor Penyebab Risiko Usaha Agar Bisa Dihindari

Semakin sering pelanggan secara umum membeli produk tersebut, harganya cenderung lebih murah. Namun, semakin jarang pelanggan secara umum membelinya, biasanya harga produk juga lebih mahal.

4. Target Pasar

Target pasar juga sangat menentukan strategi harga. Kamu perlu peka terhadap sensitif harga. Maksudnya, saat menentukan harga untuk segmentasi pasar menengah ke bawah, harga rendah atau diskon menjadi kunci untuk menarik pelanggan.

Sebaliknya, untuk segmentasi pasar menengah ke atas, harga tinggi justru diperlukan untuk menciptakan kesan eksklusivitas dan menunjukkan kualitas tinggi.

Bahkan dalam beberapa kasus, semakin mahal harganya, semakin sulit barang itu didapatkan, maka semakin banyak orang yang tertarik untuk membelinya.

Baca juga: 4 Faktor yang Harus Diperhatikan Saat Mengajukan Pinjaman Modal Usaha

Itu sebabnya, saat menentukan harga jual pada dasarnya kamu harus benar-benar mengenali produk yang kamu tawarkan, tempat bisnis kamu beroperasi, siapa target pasar kamu, dan seperti apa karakteristiknya. Dengan memahami karakteristik target pasar, kamu dapat menetapkan harga yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan mereka.

5. Kompetitor

Faktor terakhir yaitu kompetitor. Jika diawal pembahasan sempat disebutkan jangan asal menyamakan harga dengan kompetitor, bukan berarti kamu tidak memerhatikan pesaing. Harga dalam persaingan juga menentukan keberlangsungan bisnis kamu.

Baca juga: Kenali 7 Faktor Penyebab Kegagalan yang Harus Diketahui Pelaku Usaha

Setelah kamu selesai menghitung harga jual dengan mempertimbangkan biaya produksi, permintaan pelanggan, jenis produk, dan target pasar, saatnya kamu melirik harga jual dari para kompetitor. Sehingga dalam pasar dengan persaingan yang ketat, harga jual sering kali disesuaikan untuk tetap relevan.

Strategi harga yang lebih rendah dapat digunakan untuk menarik pembeli, tetapi ini harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merugikan bisnis secara finansial.

Sebaliknya, jika produk kamu memiliki nilai tambah yang jelas, menetapkan harga lebih tinggi dari kompetitor dapat mencerminkan kualitas atau keunikan produk dan tentu saja ini menjadi keunggulan diantara para pesaing.

Jadi, startegi penetapan harga ini kembali lagi bersangkut paut dengan faktor-faktor sebelumnya sambil mempertimbangkan posisi kamu di pasar dan kompetitor.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:

Terkini Lainnya
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
Program
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Training
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Program
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau