Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

UMKM Kategori Wisata dan Umum Raih Penghargaan IMA UMKM Award 2024

Kompas.com - 06/12/2024, 15:53 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Sebanyak enam finalis utama UMKM dengan kategori UMKM wisata dan UMKM umum mendapat penghargaan dalam acara IMA UMKM Award 2024 berhasil menepis 807 peserta sejak awal program pelatihan ini kick off pada 1 Maret 2024 lalu.

IMA UMKM Award 2024 digelar pada Jumat (6/12/2024) di Djakarta Theatre sebagai bagian dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Indonesian Marketing Association (IMA).

Baca juga: IMA Perkuat Kolaborasi dalam Hadapi Ketidakpastian Ekonomi

Acara penghargaan yang diselenggarakan oleh Indonesia Marketing Association (IMA) ini bertujuan memberikan apreasiasi kepada pelaku UMKM yang dinilai unggul dalam inovasi, kreativitas, serta kontribusi bagi masyarakat.

Diketahui, IMA UMKM Award 2024 merupakan program pelatihan bagi para UMKM yang berfokus untuk meningkatkan kapasitas pengusaha UMKM dalam hal strategi dan perencanaan marketing sehingga mampu meningkatkan bisnisnya dari sisi pemasaran dan penjualan.

Baca juga: 2 UMKM Terpilih sebagai Pemenang IMA Award 2023

Dalam acara tersebut, Presiden IMA Pusat, Suparno Djasmin, menegaskan program ini merupakan upaya dari IMA dalam berperan untuk mendukung perkembangan UMKM dan perekonomian agar semakin bertumbuh lebih baik.

“Jadi, saya kira luar biasa, hal konkret yang bisa kita lakukan dari IMA. Tahun lalu pesertanya 500, ternyata tahun ini mencapai 807 ya, sehingga meningkat 61 persen. Ini adalah kegiatan konkret yang dilakukan oleh IMA, partisipasi kita terhadap bidang ekonomi dari UMKM,” ujar Suparno dalam sambutannya.

Baca juga: 6 UMKM Masuk Final IMA UMKM Award 2023

Menurut Suparno, saat ini persoalan UMKM bukan hanya mengenai kualitas produk yang baik, tetapi juga bagaimana peningkatan bisnis tersebut melalui proses, operasional, branding, dan akses pasar yang baik sehingga UMKM bisa bersaing.

“Untuk bersaing itu tentu membutuhkan satu marketing yang baik, dalam arti branding, pricing, kemudian akses untuk jualnya, dan sebagainya. Saya kira itu adalah peran yang tadi saya katakan bisa dilakukan oleh IMA, dengan keberadaan IMA di 103 chapter seluruh Indonesia memungkinkan dari segi hubungan dan partisipasi kecil kita terhadap pengembangan ekonomi UMKM,” lanjutnya.

Baca juga: Perkuat Ekosistem Pemasaran, IMA Gelar UMKM Awards

Pasalnya, penyelenggaraan di tahun ini yang merupakan kali kedua IMA UMKM Award, peserta mengalami peningkatan signifikan baik dari segi jumlah maupun kualitas.

Acara tahun ini berhasil menjaring 807 peserta dengan kategori UMKM Wisata dan UMKM Umum, meningkat signifikan dari 500 peserta pada tahun sebelumnya.

Kemudian, sebanyak 20 finalis UMKM terpilih melalui proses kurasi ketat dan diberikan pelatihan oleh ahli di bidang pemasaran untuk meningkatkan kapasitas bisnis mereka, sebelum akhirnya mengikuti tahap penjurian akhir.

Baca juga: 3 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Membuat Rencana Marketing

Di tahap penjurian akhir, terdapat 6 finalis utama yang melakukan presentasi untuk dinilai oleh juri dan mendapatkan penghargaan. Apresiasi dan penghargaa ini diberikan kepada UMKM yang dinilai unggul dalam aspek inovasi, kreativitas, dan dampak sosial yang dihasilkan. Para pemenang IMA UMKM Award 2024 ialah sebagai berikut,

Pemenang Kategori UMKM Umum IMA UMKM Award 2024 ;

Juara 1 diraih oleh Cokelatin Signature, Juara 2 diraih oleh Abang Sayur Organik, dan Juara 3 diraih Fish Snack.

Baca juga: Ini 4 Hal yang Harus Ada dalam Perencanaan Marketing

Pemenang Kategori UMKM Umum IMA UMKM Award 2024 ;

Halaman Berikutnya
Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau