Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Bisnis Jasa yang Selalu Dicari Orang Lengkap Dengan Tipsnya

Kompas.com, 17 Desember 2024, 15:55 WIB
Add on Google
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Bicara mengenai bisnis, tentu tak harus melulu berupa barang. Karena bisnis terbagi menjadi dua kategori, yaitu barang dan jasa.

Boleh dibilang, bisnis jasa adalah salah satu sektor yang akan selalu berkembang dan dicari orang, mungkin karena ada beberapa hal yang lebih mudah diselesaikan dengan menggunakan jasa atau keahlian orang lain.

Selama ada kebutuhan, orang pasti mencari layanan yang bisa mempermudah hidup mereka. Itulah sebabnya bisnis jasa sangat potensial untuk dicoba, terlebih lagi jika kamu memiliki keahlian di bidang tertentu.

Baca juga: Evan Sukses Kembangkan Usaha Jasa Titip untuk Masyarakat Ruteng

Lantas, apa saja bisnis jasa yang selalu ramai dicari orang? Berikut ini 7 bisnis jasa dan tipsnya seperti yang dilansir dari beberapa sumber, termasuk Gramedia.com.

1. Jasa Laundry

Pakaian kotor adalah masalah sehari-hari, terutama di perkotaan. Di samping itu, banyak orang yang sudah terlalu sibuk dengan kegiatannya sehari-hari sehingga lebih memilih menggunakan jasa laundry daripada mencuci sendiri.

Itulah mengapa bisnis laundry adalah salah satu bisnis jasa yang banyak diminati dan banyak dibutuhkan pula. Untuk menjalankan bisnis ini, memang butuh investasi yang cukup besar untuk peralatan mesin, tenaga, dan manajemen waktu.

Baca juga: Tips Bisnis Jasa Cuci Sepatu bagi Pemula

Namun, potensi dari bisnis ini menghasilkan cuan juga cukup besar. Terlebih lagi jika kamu sudah punya pelanggan tetap yang kalua laundry bisa berkilo-kilo pakaian.

Salah satu tips sukses di bisnis ini, pastikan kualitas hasil cucianmu bersih, wangi, dan selesai tepat waktu. Untuk menunjang hal tersebut, mungkin kamu bisa investasi di mesin cuci yang hemat energi, sehingga bisa menekan biaya operasional juga.

Selain itu, hadirkan layanan tambahan agar bisnis laundry kamu lebih unggul dari pesaing lain. Misalnya kamu bisa tambahkan layanan antar-jemput hingga request ukuran lipatan dan wangi baju.

2. Jasa Potong Rambut

Potong rambut adalah kebutuhan rutin semua orang, jadi usaha ini hampir pasti laris sepanjang waktu. Namun untuk bisnis jasa ini memang membutuhkan keahlian, memotong gaya rambut ada banyak modelnya dan terkadang customer menginginkan permintaan lebih spesifik saat potong rambut.

Baca juga: 4 Keuntungan Memulai Bisnis Jasa di Rumah

Selain keahlian, tips agar bisnis jasa potong rambut kamu semakin berhasil adalah penting untuk memberikan layanan yang nyaman, ramah, dan sesuai dengan keinginan pelanggan.
Selalu ikuti tren gaya rambut terbaru agar pelanggan terus datang kembali.

Bahkan kalau memungkinkan, tambahkan layanan seperti cuci rambut atau creambath hingga mewarnai rambut untuk meningkatkan pendapatan.

3. Jasa Les Privat

Tentu saja orang tua selalu menginginkan pendidikan terbaik untuk anaknya, termasuk dengan memberikan les tambahan untuk anak-anaknya. Hal ini membuka peluang besar untuk jasa les privat karena menjadi solusi untuk membantu anak mereka belajar lebih fokus.

Baca juga: 5 Jasa Konsultan yang Dibutuhkan Sebuah Bisnis

Jika kamu ingin terjun ke usaha ini, pilih bidang yang sesuai dengan keahlianmu, misalnya matematika, bahasa Inggris, atau musik. Kamu cukup fokus terhadap bidang tersebut dan membuka kelas belajar tiap minggunya.

Lagi-lagi ini bisnis jasa yang membutuhkan keahlian khusus, tapi keahlian bukan hanya di pelajaran tertulis saja, banyak pula les privat untuk keterampilan seperti kesenian hingga olahraga.

Halaman:

Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau