Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BRI Ajak UMKM Restu Mande Ikut Pameran Trade Mission Singapore 2023

Kompas.com - 27/04/2023, 17:00 WIB
Zalafina Safara Nasytha,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali membawa Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pilihannya di ajang Pameran Trade Mission Singapore 2023 di West Mall, Singapura sebagai bentuk konsistensi mengembangkan UMKM di Indonesia.

UMKM Restu Mande sebagai UMKM binaan BRI yang terpilih untuk hadir di pameran tersebut merupakan produsen makanan yang memasarkan makanan siap saji khas Minang.

Tak hanya menjadi salah satu sarana promosi dan penjualan yang bagus bagi para pelaku UMKM, melainkan pameran ini juga menjadi kesempatan untuk saling bertukar informasi dan berinteraksi mengenai tren produk agar produk UMKM dapat menembus pasar ekspor.

Bekerja sama dengan Kadin Indonesia, tercatat ada sebanyak 28 UMKM binaan dari 11 Perusahaan BUMN yang berkontribusi dalam pameran ini, termasuk BRI.

Baca juga: Indonesia Ekspor Perdana Produk UMKM Bumbu dan Tuna untuk Konsumsi Haji

Menteri BUMN RI melalui Staf Khususnya, Arya Sinulingga mengatakan, keikutsertaan BUMN dalam acara Trade Mission Singapore 2023 membawa angin segar kepada pelaku usaha agar mampu bersaing dalam pasar global.

“Acara ini cukup penting karena memberi ruang bagi pelaku UMKM BUMN untuk unjuk gigi memamerkan produk-produk unggulan-nya yang berkualitas sekaligus cikal bakal meningkatkan kapasitasnya untuk menjangkau pasar ekspor”, ucap Arya saat mengunjungi booth Rumah BUMN, Selasa (25/4/2023).

Baca juga: Dorong UMKM Naik Kelas, Bea Cukai Sosialisasi Tata Laksana Ekspor Mandiri

Lebih lanjut, Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI, Amam Sukriyanto, mengatakan pendampingan bagi pelaku UMKM untuk menembus pasar global sudah menjadi komitmen BRI ini.

“BRI menghadirkan berbagai pendampingan dan pelatihan sebagai wadah pengembangan UMKM. Nasabah diajak melalui tahapan journey untuk menembus pasar internasional,” tuturnya.

UMKM Restu Mande sendiri merupakan bisnis rumahan yang menyediakan makanan khas Minang yang sudah berdiri sejak 2004 di Bandung.

Restu Mande menghadirkan inovasi dengan membuat salah satu produk makanannya, yakni Rendang bisa tahan lama.

Baca juga: 3 Langkah Mengantisipasi Penipuan Buyer Luar Negeri

Berjalan sukses, produk rendang yang dihasilkannya berhasil menmbus pasar global, seperti Papua Nugini, Qatar, Australia, Singapura, Dubai, Amerika Serikat, Hongkong, Filipina, Norwegia, Perancis hingga Kongo di Benua Afrika.

Selaku pemilik Restu Mande, Nenden ingin terus berinovasi dengan menghadirkan bumbu Rendang khas Minang tanpa menggunakan bahan pengawet dengan tetap dapat dikirimkan ke luar negeri.

Ia menambahkan, fasilitas pendampingan dan pelatihan yang diberikan BRI, seperti BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR berhasil memberikan dampak yang positif dengan membuat Restu Mande lebih percaya diri melalui peningkatan kapabilitas perusahaan.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau