Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tips Membangun Usaha Dimsum ala Owner Unie Dimsum

Kompas.com, 17 November 2023, 19:44 WIB
Nur Wahyu Pratama,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Dimsum merupakan salah satu makanan khas Tiongkok, China yang digemari di Indonesia.

Selain rasanya yang enak, dimsum biasanya dijual dengan harga terjangkau, mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 30.000 per porsi.

Pembuatan dimsum juga terbilang mudah. Hal ini dibuktikan oleh Wahyuningsih atau yang akrab disapa Unie, yang merintis bisnis dimsum sejak tahun 2016.

Baca juga: Wahyuningsih, Ibu Rumah Tangga yang Sukses Merintis Unie Dimsum

“Pada tahun 2016, saya mulai usaha dimsum dengan modal Rp 1 juta dan belajar cara membuatnya dari teman saya, yang bernama Ema. Ia membantu saya mulai dari bahan baku hingga menjadi dimsum siap jual,” kata Unie (51) saat ditemui Kompas.com di kantor FIF Group Cabang Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Rabu (15/11/2023).

Saat ini, Unie sukses meraup pendapatan Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta dalam sebulan dari satu outletnya yang ada di sebrang Eco Park, Tebet, Jakarta Selatan.

Jika kamu tertarik untuk merintis bisnis dimsum, Uni membangun lima tips membangun usaha dimsum.

1. Modal Usaha

Modal yang dibutuhkan untuk bisa memulai usaha dimsum sangat terjangkau. Kamu bisa menggunakan modal Rp 2 juta untuk memulai usaha ini.

“Saat ini harga ayam sedang naik dan bahan lainnya juga naik, sehingga kalau mau buka usaha dimsum itu kurang lebih butuh Rp 2 juta,” tutur Unie.

Baca juga: Ninja Xpress Terus Dukung UMKM Naik Kelas dan Go Global

2. Berani Berinovasi

Disamping berbagai kemudahannya, usaha ini juga telah banyak pesaingnya. Hal ini tentunya akan menjadi hambatan, sekaligus tantangan bagi kamu untuk membuat usahamu bisa bertahan.

“Justru dengan banyaknya pesaing, saya mampu menciptakan inovasi pada usaha saya. Sebagai contoh, saya bersama Ema inisiatif membuat varian saus lada hitam yang berbeda dibanding pelaku usaha lainnya,” jelas Unie.

Oleh karena itu Unie merasa, banyaknya pelaku usaha dimsum bukan hambatan baginya, melainkan, tantangan bagi dirinya untuk menciptakan inovasi dalam usahanya.

Baca juga: Bantu Pelaku UMKM Melek Keuangan Bisnis, FIF GROUP Gelar Workshop Sahabat Finatra

“Banyaknya pesaing justru membuat saya mencari cara, agar dimsum saya bisa bertahan dan up to date. Jadi saya dengan teman inisiatif menambah sauce lada hitam yang berbeda dengan dimsum pada umumnya. Hal Itu menjadi ciri khas dimsum kami,” jelas Unie.

3. Berikan Harga yang Kompetitif

Sebelum kamu menawarkan usaha ini, kamu harus terlebih dahulu mengamati harga dimsum yang ada di pasaran lokasi usahamu. Harga kompetitor bisa kamu jadikan acuan dalam menentukan harga jual.

“Harga dimsum saya sesuai dengan harga pasaran, yaitu Rp 20.000 isi lima biji,” kata Unie.

Baca juga: 7 Kemampuan Dasar yang Harus Dimiliki Pelaku UMKM Saat Membangun Bisnis

4. Lakukan Pemasaran

Sebagai upaya memperluas usaha, kamu harus rajin memasarkan usahamu. Kamu bisa memanfaatkan media online maupun offline dalam memasarkan usaha ini.

“Pelaku usaha bisa melakukan pemasaran melalui media sosial, seperti Instagram, grup WhatsApp teman dan sodara semua harus kita rangkul,” ungkap Unie.

Bukan hanya itu, menurut Unie, kamu juga harus mendaftarkan produkmu di aplikasi pengiriman makanan, seperti Grabfood, Gofood, dan Shopeefood untuk menambah pundi-pundi penghasilan.

Baca juga: 7 Tips untuk Hasilkan Produk Berkualitas

5. Harus Kuat dan Sabar

Setiap usaha pasti akan mengalami naik turun. Karenanya, kamu harus memiliki mental yang tangguh dalam menghadapi kerugian.

“Jangan pantang menyerah. Namanya usaha pasti naik turun. Terkadang jualan kalau lagi ramai itu bisa abis, tapi kalau sepi kadang suka sedih. Saya lebih banyak sedihnya,” canda Unie.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Terkini Lainnya
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau