Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simak 6 Tantangan UMKM di Era Digital dan Cara Mengatasinya

Kompas.com, 27 Desember 2024, 19:30 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

Sumber Forbes

Tips untuk mengantisipasi hal ini, buatlah website atau toko online sendiri sebagai "rumah digital" bisnis kamu. Perlu diingat untuk gunakan marketplace dan media sosial sebagai alat bantu, bukan satu-satunya saluran penjualan.

Baca juga: 6 Manfaat Bisnis Beralih dari Konvensional ke Digital

4. Manajemen Data yang Kurang Optimal

Di era digital, data pelanggan dan transaksi menjadi aset berharga. Namun, masih banyak UMKM yang belum memahami cara mengelola data dengan baik, sehingga potensi besar dari data tersebut terlewatkan.

Kenapa data pelanggan ini perlu diperhatikan? Karena dengan data tersebut bisa digunakan untuk merancang strategi pemasaran, meningkatkan layanan, dan memprediksi tren. Tentunya hal ini kamu butuhkan untuk membuat strategi bisnis.

Tipnya, kamu bis amula menggunakan software manajemen data atau aplikasi akuntansi sederhana untuk mengelola data bisnis kamu. Namun, kamu harus pa stikan juga data pelanggan terlindungi dengan baik.

Baca juga: Bagaimana Cara Mengikuti Tren Pemasaran Digital? Simak 5 Tips Ini

5. Kurangnya Adaptasi dengan Tren Konsumen

Digitalisasi juga mendorong berbagai perubahan tren termasuk di dunia bisnis. Mulai dari tren belanja online, penggunaan e-wallet, atau preferensi terhadap produk ramah lingkungan terus berkembang.

Jika UMKM tidak cepat beradaptasi, pelanggan bisa beralih ke kompetitor. Sayangnya, dengan digitalisasi yang serba cepat ini seringkali membuat UMKM tak bisa mengejar berbagai tren yang berubah-ubah.

Tips untuk mengatasinya, memang kamu butuh kemampuan beradaptasi yang baik dan terus jeli terhadap potensi perubahan tren. Pantau terus tren di pasar melalui media sosial, berita, atau survei pelanggan.

Baca juga: Pelaku UMKM Pemula Wajib Tahu Skill Digital Ini untuk Tingkatkan Penjualan

Selain itu, jangan takut untuk mencoba hal baru unbtuk bisnis kamu, seperti menjual produk digital atau menawarkan metode pembayaran yang lebih modern. Terkadang beralih ke sesuatu yang digital memang terkesan menakutkan, tetapi kamu perlu mencobanya untuk terus bersaing di dunia bisnis saat ini.

6. Minimnya Anggaran untuk Teknologi

Mengadopsi teknologi digital juga sering kali dianggap mahal oleh UMKM. Akibatnya, mereka tetap menggunakan cara-cara lama yang kurang efisien dan tidak relevan dengan preferensi konsumen saat ini.

Maka dari itu, sebenarnya UMKM butuh anggaran untuk teknologi, Tanpa teknologi, Anda akan kalah dari pesaing yang lebih modern.

Baca juga: 4 Pentingnya Platform Digital Lokal, Ini Penjelasan KemenKopUKM

Namun, sayangnya masih banyak yang belum menyadari hal ini. Kenapa teknologi menjadi penting? Karena teknologi dapat menghemat waktu, tenaga, dan biaya dalam jangka panjang.

Tips untuk mengatasi tantangan ini, coba prioritaskan teknologi yang sesuai kebutuhan bisnis kamu, seperti aplikasi kasir, software akuntansi, atau platform pengelolaan stok. Dengan mengetahui teknologi apa yang kamu butuhkan, kamu jadi tidak perlu mengeluarkan anggaran yang berlebihan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau