Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ika Puspa Sari Ungkap Tiga Rahasia Promosi Al-Mubarokah Herbal di Lazada

Kompas.com - 29/10/2024, 15:00 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Berjualan di platform online nyatanya memiliki strategi promosi yang berbeda dengan berjualan di offline store. Terdapat perbedaan yang cukup signifikan, tetapi masih banyak pebisnis online pemula yang belum tahu jurus jitu bagaimana cara gencarkan promosi di platform e-commerce khususnya Lazada.

Salah satu pemain lama di Lazada, yang tokonya sudah berstatus Flagship Store, bahkan di tiga bulan pertamanya langsung masuk ke dalam LazMall, membagikan rahasia sukses penjualannya karena tig acara promosi utama.

Baca juga: Strategi Sukses Berbisnis Online ala Ika Puspa Sari

Ika Puspa Sari (42), pemilik Al-Mubarokah Herbal di Lazada, telah menemukan bagaimana cara promosi yang efektif di e-commerce untuk mengembangkan bisnis herbalnya.

Usut punya usut, dalam sehari minimal Al-Mubarokah Herbal bisa memproduksi 300-500 kilogram madu herbal. Tentu saja menjual ribuan bungkus madu setiap hari nampaknya sudah menjadi rutinitas bagi toko online yang satu ini.

Di balik itu semua, Ika menemukan bahwa strategi promosi di Lazada memiliki dampak besar kepada penjualan toko online-nya. Iklan, Voucher, dan Flexi Combo adalah tiga tips strategi promosi favorit Ika di Lazada.

Baca juga: Begini Persiapan Lazada dan UMKM Sambut Harbolnas 2024

Dari ketiga tips ini, Ika mengungkapkan bahwa kunci utama dalam promosi di e-commerce adalah mengenali fitur-fitur yang tepat dan memaksimalkannya.

“Semua fitur promosi di Lazada itu sudah saya coba, dan tiga promosi ini yang menurut saya paling mantap untuk meningkatkan penjualan,” kata Ika kepada Kompas.com, di acara Media Gathering Lazada Level Up 2024, (25/10/2024).

1. Pasang Iklan

Di era digital seperti saat ini, iklan ternyata tetap menjadi cara paling efektif untuk mempromosikan produk. Baik itu bisnis offline maupun online, tetap membutuhkan iklan, tetapi dengan cara yang berbeda.

Baca juga: Usaha Ingin Naik Kelas? Simak Tips dari Ketua Komunitas Lazada Berikut

Jika bisnis offline, mungkin membuat iklan dengan brosur, poster, hingga menggunakan baliho terbilang cukup berpengaruh.

Namun di bisnis online, iklan seperti itu ternyata tidak terlalu efektif karena lebih baik memasang iklan yang langsung bisa dilihat saat pengguna membuka aplikasi atau web e-commerce.

Misalnya saat berbisnis online di Lazada, Ika menyadari bahwa iklan online jauh lebih efektif daripada metode konvensional seperti baliho atau brosur karena mampu menargetkan calon pembeli langsung di aplikasi Lazada.

Pprofil dan rating LazMall dan Flagship Store Al-Mubarokah Herbal di platform LazadaKompas.com - Anagatha Kilan Sashikirana Pprofil dan rating LazMall dan Flagship Store Al-Mubarokah Herbal di platform Lazada

Dengan membayar dan memasang iklan di Lazada, produk Al-Mubarokah Herbal bisa langsung muncul di tampilan awal, terutama saat pengguna mengetik kata kunci “madu”.

Baca juga: Lazada Implementasikan Langkah Go Green Untuk Industri E-commerce

“Kalau di iklan Lazada, bayar iklan itu tujuannya agar gimana caranya produk kita bisa langsung tampil di tayangan awalnya Lazada. Itu penting untuk menarik pelanggan pertama kali dan memastikan produk kita terlihat lebih menonjol di antara produk lainnya,” jelasnya.

2. Berikan Voucher Walaupun 'Receh'

Diskon masih menjadi strategi promosi andalan di setiap bisnis baik itu offline maupun online. Siapa yang tidak suka diskon? Calon pembeli tentu akan langsung tertarik saat membuka toko online dan mendapat diskon dari toko tersebut.

Ternyata Ika juga memanfaatkan fitur voucher di Lazada untuk menarik perhatian konsumen baru. Dengan voucer ini, ia memberikan potongan harga yang tujuannya bisa mendorong pembeli segera melakukan transaksi.

Baca juga: Inovasi Fitur LazLive, Upaya Lazada Bantu Tingkatkan Penjualan UMKM

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau