Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Cara Owner Kuntum Farmfield Memberikan Pelayanan Terbaik untuk Pengunjung

Kompas.com - 07/06/2024, 19:03 WIB
Alfiana Rosyidah,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

BOGOR, KOMPAS.com - Strategi promosi tidak hanya soal mempromosikan di media sosial dan memaparkan keunggulan produk, tetapi juga dari kualitas pelayanan. Bisnis dalam bidang apa pun memerlukan pelayanan yang baik, agar konsumen merasa nyaman. 

Salah satu bisnis yang menerapkan pelayanan dengan baik, yaitu Kuntum Farmfield Bogor. Bisnis ini bergerak dalam bidang wisata edukasi peternakan, perikanan, dan pertanian.

Di Kuntum Farmfield, pengunjung dapat mengenal dunia peternakan, perikanan, dan pertanian secara lebih mendalam. 

Agus Sudardji (57), sebagai pemilik Kuntum Farmfield Bogor menyebut pengunjung dapat menikmati berbagai pengalaman menarik terkait dunia pertanian dan peternakan.

Para pengunjung dapat memberikan susu pada kambing, menanam jagung, hingga menunggang kuda. 

Baca juga: Jual Arang Briket, Rena Manfaatkan Platform Digital untuk Edukasi Konsumen

Selain itu, Agus juga memastikan Kuntum Farmfield Bogor selalu memberikan pelayanan yang baik.

Ia mengungkap, ada beberapa hal yang dilakukannya sebagai upaya menciptakan pelayanan yang baik di Kuntum Farmfield Bogor. 

1. Mempekerjakan Karyawan yang Ahli di Bidangnya

Untuk menciptakan pelayanan yang baik bagi pengunjung, Agus menyebut dirinya mempekerjakan karyawan yang ahli di bidangnya.

Hal ini dilakukan, agar karyawan bisa menjelaskan wawasan mengenai hewan dengan baik.

"Di Kuntum ini ada 158 orang karyawan. Kami mempekerjakan mereka yang memang ahli di bidangnya, supaya pengunjung nanti bisa belajar dari mereka, " ucap Agus pada Rabu (5/6/2024).

Baca juga: 3 Tips Menjual Produk Crafting untuk Anak-anak ala Owner Ichinogami Papercraft Expert

Cara ini selaras dengan maksud Agus untuk menjadikan Kuntum Farmfield Bogor sebagai wisata edukasi.

Ia berharap Kuntum Farmfiel Bogor dapat menjadi tempat belajar peternakan, perikanan, dan pertanian secara lebih dini pada anak-anak.

2. Mendatangkan Konsultan dari Luar Negeri

Karyawan yang memang sudah ahli di bidangnya, tentu perlu terus meningkatkan kemampuan dan menambah pengetahuan, agar bisa menjaga kualitas pelayanan di Kuntum Farmfield Bogor.

Tak tanggung-tanggung, untuk mencapai tujuan tersebut, Agus mendatangkan konsultan dari luar negeri. Konsultan tersebut memberikan pelatihan pada para karyawan, agar mereka bisa memaksimalkan pelayanan pada pengunjung. 

Baca juga: 4 Strategi Bertahan dari Persaingan Mainan Edukasi Anak ala Founder Celukba

"Sebagai promosi, kami mempertahankan kualitas dan pelayanan yang baik. Supaya dapat memberikan pelayanan yang baik, kami mendatangkan konsultan dari luar negeri," lanjutnya. 

3. Memastikan Karyawan Mencintai Binatang

Sebagai wisata edukasi yang melibatkan hewan, pelayanan yang baik tidak hanya diberikan pada konsumen, tetapi juga pada hewan-hewan yang dirawat.

Hal ini diperlukan, supaya hewan-hewan tersebut tetap terjaga dengan baik dan tidak memiliki masalah kesehatan.

Oleh karena itu, Agus menekankan pentingnya bagi karyawan mencintai binatang. Hal ini ia perhatikan sejak proses interview saat merekrut karyawan untuk bekerja di Kuntum.

Baca juga: Bank Sampoerna Berikan Edukasi ke Pelaku UMKM Pelosok 

"Supaya bisa melayani hewan dengan baik, kami harus mencari karyawan yang mencintai binatang. Biasanya kelihatan waktu interview. Dia bisa melakukan pendekatan yang menyenangkan ke binatang," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Kenali 'Data Driven' Agar Berbisnis Lewat TikTok Lebih Optimal

Kenali "Data Driven" Agar Berbisnis Lewat TikTok Lebih Optimal

Training
Tingkatkan Keterampilan Pelaku UMKM, PLN Ajak 250 IRT Pelatihan Menjahit dan Membatik

Tingkatkan Keterampilan Pelaku UMKM, PLN Ajak 250 IRT Pelatihan Menjahit dan Membatik

Program
Tingkatkan Kompetensi UMKM di Papua, Kementerian Investasi Bersama Dekranas Gelar Forum Pelatihan

Tingkatkan Kompetensi UMKM di Papua, Kementerian Investasi Bersama Dekranas Gelar Forum Pelatihan

Training
4 Cara Menarik Pelanggan Saat Membangun Bisnis Baru

4 Cara Menarik Pelanggan Saat Membangun Bisnis Baru

Training
40 Pelaku Usaha di Penjaringan Ikut Pelatihan Kuliner, Salah Satunya Dilatih Buat Menu Mie Gacoan

40 Pelaku Usaha di Penjaringan Ikut Pelatihan Kuliner, Salah Satunya Dilatih Buat Menu Mie Gacoan

Program
Diskop Kulon Progo Sebut 1.066 Produk UMKM Lolos Kurasi BelaBeliKu

Diskop Kulon Progo Sebut 1.066 Produk UMKM Lolos Kurasi BelaBeliKu

Program
KemenKopUKM dan BRIN Jajaki Kerja Sama Komersialisasi Hasil Riset Pengembangan UMKM

KemenKopUKM dan BRIN Jajaki Kerja Sama Komersialisasi Hasil Riset Pengembangan UMKM

Program
Holding BUMN Pangan Gandeng INKUD untuk Sediakan Benih Unggul bagi Petani

Holding BUMN Pangan Gandeng INKUD untuk Sediakan Benih Unggul bagi Petani

Program
Produksi Lokal Menurun, Gula Aren Asal Kediri 'Banjiri' Pasar Rangkasbitung

Produksi Lokal Menurun, Gula Aren Asal Kediri "Banjiri" Pasar Rangkasbitung

Training
YDBA Targetkan 300 dari 1.300 UMKM Binaannya Bisa Mandiri

YDBA Targetkan 300 dari 1.300 UMKM Binaannya Bisa Mandiri

Program
Minuman Kopi Satu Liter Jadi Penyelamat Bisnis Dua Coffee

Minuman Kopi Satu Liter Jadi Penyelamat Bisnis Dua Coffee

Jagoan Lokal
Tembakau Jember Ini Didorong Mendapatkan Sertifikat Indikator Geografis

Tembakau Jember Ini Didorong Mendapatkan Sertifikat Indikator Geografis

Training
Puluhan Disabilitas di Karawang Ikuti Pelatihan Barista oleh PNM

Puluhan Disabilitas di Karawang Ikuti Pelatihan Barista oleh PNM

Program
Pemkot Kendari Hadirkan Eco KIM untuk Fasilitasi Pemasaran Produk UMKM

Pemkot Kendari Hadirkan Eco KIM untuk Fasilitasi Pemasaran Produk UMKM

Program
Produk Olahan Rotan Indang Apang Galeri Berhasil Tembus Pasar Internasional

Produk Olahan Rotan Indang Apang Galeri Berhasil Tembus Pasar Internasional

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com